
Beijing
- Kota Terlarang
- Tembok Besar
- Kuil Surga
- Bebek Peking
Beijing
Sebagai ibu kota kuno dinasti Yuan, Ming dan Qing, setiap hutong dan istana di Beijing menyimpan kunci sejarah.
Berdiri di Lapangan Tiananmen rasakan kesoleman "semua bangsa memberi penghormatan"; masuk ke Kota Terlarang dengan dinding merah dan genteng emas; panjat Tembok Besar di Badaling atau Mutianyu; nikmati hidangan bebek Peking, hot pot, dan bakso di Gui Street dan Niujie; malam hari saksikan Bird's Nest dan Water Cube, atau 798 Art District.
Tur tanpa belanja dengan mobil dan pemandu pribadi, nikmati ketenangan Danau Kunming di Istana Musim Panas dan Kuil Surga.
Taman Surga (Kuil Surga)

Terletak di bagian tenggara Beijing kuno, tenggara Kota Terlarang dan timur Qianmen, Taman Surga dibangun pada tahun 1420 masa pemerintahan Yongle Dinasti Ming. Tempat ini digunakan oleh kaisar Dinasti Ming dan Qing untuk bersembahyang kepada surga. Mewakili puncak teknik arsitektur Ming dan Qing, merupakan harta arsitektur kuno Tiongkok dan kompleks penyembahan surga terbesar di dunia. Strukturnya utama termasuk Aula Doa untuk Panen yang Baik, Kubah Surgawi Kekaisaran, dan Altar Lingkaran. Aula Doa untuk Panen yang Baik, dengan struktur melingkar yang unik dan atap genteng biru berlapis, telah menjadi salah satu landmark paling ikonik di Beijing.
Taman Beihai

Terletak di barat laut Kota Terlarang, timur Taman Jingshan dan utara Shichahai, Taman Beihai dibangun secara bertahap sebagai taman kekaisaran selama Dinasti Liao, Jin, Yuan, Ming, dan Qing selama 900 tahun. Ini adalah salah satu taman kerajaan tertua, paling lengkap, komprehensif, dan representatif yang masih ada di Tiongkok. Taman ini menampilkan Dagoba Putih yang ikonik, danau dan pegunungan yang tenang, serta paviliun dan menara yang indah. Atraksi terkenal meliputi Dinding Sembilan Naga, Studio Jingxin, dan Haopujian, menjadikannya destinasi ideal untuk mengalami seni taman klasik Tiongkok.
Shichahai

Hutong dan siheyuan (rumah halaman) Shichahai membentuk jaringan budaya Beijing kuno dan mewujudkan sejarahnya. Di sepanjang tepi berliku Shichahai, jaringan hutong yang tidak teratur namun padat terbentuk secara alami, mengikuti kontur tanah. Area ini mempertahankan suasana Beijing kuno yang paling otentik dan dikenal sebagai "Venesia dari Utara". Tepiannya dipenuhi dengan banyak situs bersejarah termasuk Kediaman Pangeran Gong, Bekas Kediaman Soong Ching-ling, dan Kuil Guanghua. Jalan bar di malam hari menawarkan pesona yang unik.
Kediaman Pangeran Gong

Terletak di Jalan Qianhai Barat di Distrik Xicheng, Kediaman Pangeran Gong adalah salah satu kompleks kediaman bangsawan yang paling terpelihara di Tiongkok. Terdiri dari dua bagian: kediaman (depan) dan taman (belakang), mencakup sekitar 31.000 meter persegi. Kediaman ini terbagi menjadi tiga bagian (tengah, timur, dan barat), dengan banyak halaman yang disusun sepanjang sumbu pusat yang ketat. Bekas kediaman Heshen (pejabat korup dari Dinasti Qing) dan kemudian Pangeran Gong (Yixin), kediaman ini memiliki arsitektur yang indah. Prasasti karakter "Fu" (Keberuntungan) di taman sangat terkenal, memberikan kediaman ini reputasi "Satu Kediaman Pangeran Gong, Setengah Sejarah Dinasti Qing".




